SMK-SMTI Pontianak salah satu Sekolah di bawah naungan BPSDMI Kementrian Perindustrian RI kembali mengharumkan nama sekolah dengan meraih beasiswa pendidikan tinggi ke negeri Tiongkok. Sebanyak Tiga lulusan terbaik yang meraih kesempatan Menimba Ilmu di Negeri tirai bambu tersebut yaitu Yandra Civandika Putra, Muhammad Chairil Fathir, dan Septi Dwi Fortuna Samosir.
Yandra Civandika Putra berhasil mendapatkan beasiswa dari Changde Vocational Technical College sebagai kampus vokasi unggulan di Provinsi Hunan. Lalu, Muhammad Chairil Fathir berhasil meraih beasiswa dari Liuzhou Polytechnic University, sebuah kota industri modern di Tiongkok Selatan.
Sementara itu, Septi Dwi Fortuna Samosir mendapatkan beasiswa GXU Top Discipline Scholarship dari Guangxi University, sebuah universitas riset provinsi di Kota Nanning.
Kepala SMK SMTI Pontianak, Marwandi, turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ketiga siswa tersebut.
“Ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi serta kolaborasi antara guru, sekolah, khususnya bagian Hubungan Industri dan Masyarakat (Hubim), dan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah. Semoga mereka dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya serta membawa ilmu yang bermanfaat untuk bangsa dan negara di masa depan,” kata Marwandi.
Yandra Civandika Putra dan Muhammad Chairil Fathir akan menempuh pendidikan di Tiongkok dalam program studi berbasis keterampilan dan teknologi industri, sesuai dengan kompetensi di jurusan Teknik Otomasi Industri (TOI) yang telah mereka pelajari selama di SMK SMTI Pontianak. Mereka akan mendapatkan pengalaman belajar dengan standar global sekaligus memperluas wawasan budaya dan bahasa.
Di sisi lain, Septi Dwi Fortuna Samosir akan melanjutkan pendidikannya dalam program studi yang berfokus di bidang biotechnology, berbekal dengan beasiswa penuh yang didapatnya untuk lima tahun ke depan–mulai dari belajar bahasa hingga belajar di penjurusan. Septi sendiri berasal dari jurusan Analisis Pengujian Laboratorium (APL) selama bersekolah di SMK SMTI Pontianak.
Ketiga siswa berprestasi tersebut akan diberangkatkan ke Tiongkok setelah seluruh proses administrasi dan visa diselesaikan. Pihak sekolah dan orang tua turut memberikan dukungan penuh agar proses transisi ke jenjang pendidikan internasional dapat berjalan lancar sampai akhir.
Fanrita Nabila Islamy, guru Bahasa Mandarin sekaligus staff Hubim SMK SMTI Pontianak menyampaikan, “Prestasi ini menjadi bukti bahwa lulusan SMK, khususnya dari SMK SMTI Pontianak, memiliki kualitas dan daya saing tinggi. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di kancah global.”
Dengan keberhasilan ini, SMK SMTI Pontianak semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul yang siap bersaing di dunia kerja dan pendidikan tingkat internasional.








