SMK SMTI Pontianak kembali memperkuat link and match dengan dunia industri melalui sosialisasi program Superior Class Student bersama PT Tri Saudara Sentosa Industri (TSSI), Senin (11/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini ditujukan khusus bagi siswa kelas X jurusan Teknik Pemesinan sebagai persiapan awal memasuki dunia kerja profesional.
Meskipun dilaksanakan secara hibrida, di mana perwakilan PT TSSI bergabung melalui Google Meet, antusiasme siswa tetap terjaga tinggi. Hadir mewakili perusahaan dalam sesi tersebut tim HRD PT TSSI, yakni Billy dan Feri Hadianta, Supervisor HRGA Shandra Sijabat, serta Staf Rekrutmen Syifa Aprilia.
Membuka kegiatan, perwakilan SMK SMTI Pontianak, Nazar Pananto, menekankan pentingnya bagi siswa untuk bersikap proaktif. “Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi sebanyak mungkin. Ini adalah peluang emas bagi kalian untuk melihat gambaran nyata dunia industri sebelum lulus,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, pihak PT TSSI memberikan wawasan mendalam mengenai profil perusahaan serta menyajikan testimoni alumni yang telah sukses menapaki karier sebagai karyawan tetap setelah mengikuti program serupa. Program Superior Class Student sendiri dijadwalkan mulai dibuka pada 18 Mei 2026 dan akan berlangsung selama 12 bulan penuh.
Feri Hadianta dari tim HRD menegaskan bahwa perusahaan memprioritaskan karakter di samping kompetensi teknis. “Kami mencari individu yang menjadikan kedisiplinan sebagai kebiasaan, tanggung jawab sebagai prinsip, dan semangat belajar sebagai gaya hidup. Itulah fondasi seorang profesional sejati,” tegasnya.

Terkait teknis rekrutmen, Syifa Aprilia memaparkan tahapan seleksi yang mencakup evaluasi psikotes, kognitif, kepribadian, serta minat dan bakat. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan setiap peserta ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan potensi terbaik yang dimiliki.
Sesi ditutup dengan diskusi tanya jawab yang hangat. Melalui program ini, SMK SMTI Pontianak optimistis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki mentalitas yang matang dan siap berkontribusi bagi industri nasional.

