Temu Industri, SMK SMTI Pontianak Bahas Penyelarasan Kurikulum Guna Link & Match Dengan DU/DI

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - SMK SMTI Pontianak telah melaksanakan program pendidikan vokasi dengan menerapkan sistem kurikulum 2013 yang telah tersambung dan sesuai (link and match) dengan industri.

Kepala SMK SMTI Pontianak, Dra. Sih Parmawati, M.M, menjelaskan sebagai tindak lanjut dari program pendidikan vokasi tersebut, SMK SMTI Pontianak secara berkesinambungan mengadakan Temu Industri dalam rangka penyelarasan kurikulum dan silabus agar sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Kegiatan ini berlangsung  di Hotel Aston, Solo, Senin 21 Juni 2021 .

Kegiatan penyelarasan kurikulum dan silabus SMK SMTI Pontianak dihadiri oleh Bidang Kurikulum dan Pengajaran SMK SMTI Pontianak, guru produktif sebagai tim pembahas dari masing-masing kompetensi keahlian SMK SMTI Pontianak.

Yaitu Tim Pembahas Kimia Industri, Tim Pembahas Teknik Pemesinan, Tim Pembahas Analisis Pengujian Laboratorium, dan Tim Pembahas Teknik Otomasi Industri.

Tim penyelaras kurikulum turut mengundang pihak industri dari berbagai sektor diantaranya, otomotif, industri agro, otomasi industri, dan industri pengolahan karet.

Pembahasan kurikulum ini diawali oleh pemaparan program dan profil sekolah oleh kepala SMK SMTI Pontianak, Sih Parmawati yang selanjutnya seluruh peserta dibagi menjadi 4 tim pembahas berdasarkan program keahlian.

"Pembahasan penyelarasan kurikulum dan silabus dilakukan dengan mengidentifikasi kompetensi pada kurikulum dan silabus SMK SMTI Pontianak terhadap kompetensi yang dibutuhkan DU/DI," jelas Sih Parmawati.

Kompetensi yang telah teridentifikasi selanjutnya akan dimasukkan sebagai materi pembelajaran dalam mata pelajaran produktif yang sesuai pada struktur kurikulum yang ada.

Sebagai tindak lanjut, tim pendidik akan menyusun kebutuhan peralatan maupun bahan praktik untuk melaksanakan materi pembelajaran tersebut.

"Kerja sama antara SMK SMTI Pontianak dengan DU/DI melalui penyelarasan kurikulum dan silabus ini pada prinsipnya mempunyai tujuan untuk mempercepat waktu penyesuaian bagi lulusan sekolah kejuruan dalam memasuki dunia kerja yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu sekolah," sampainya.

Upaya ini terbukti mampu menghasilkan sumber daya manusia industri yang terampil, kompeten, dan profesional sesuai kebutuhan di dunia kerja.

 

Link berita :https://pontianak.tribunnews.com/2021/06/21/temu-industri-smk-smti-pontianak-bahas-penyelarasan-kurikulum-guna-link-match-dengan-dudi