Raih Predikat WBBM, SMK SMTI Pontianak Mantapkan Reformasi Birokrasi dan Layanan Prima

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah resmi menyampaikan hasil penilaian Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI WBK/WBBM).

Penyampaian dilakukan secara langsung (offline) dan daring (online).

Sebanyak 10 satuan kerja (satker) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyabet predikat WBK/WBBM.

Salah satu satker Kemenperin yang berhasil mendapat predikat WBBM yaitu SMK SMTI Pontianak.

Pada Senin, 20 Desember 2021, SMK SMTI Pontianak berhasil mendapat apresiasi WBBM dari KemenPAN-RB setelah sebelumnya mendapat predikat WBK pada 2019.

"Ini menjadi momen bersejarah bagi SMK SMTI Pontianak setelah mendapat predikat WBK pada 2019," ungkap Kepala SMK SMTI Pontianak, Marwandi, M Pd, Senin, 20 Desember 2021.

Dilanjutkannya, perolehan predikat WBBM ini menegaskan bahwa SMK SMTI Pontianak berkomitmen menjadi unit pendidikan yang bersih dan melayani.

 

"Hal ini sesuai standar yang tertuang dalam Peraturan MenPAN-RB serta terus berinovasi dalam upaya peningkatan pelayanan prima bagi masyarakat," papar Marwandi.

Penganugerahan Zona Integritas WBK dan WBBM dilaksanakan tiap tahun sebagai rangkaian acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) oleh KemenPAN RB.

"Predikat WBK dan WBBM yang berhasil diraih oleh SMK SMTI Pontianak ini merupakan wujud nyata melawan korupsi dan memberikan pelayanan yang cepat dan prima bagi pelanggan," lanjutnya.

Tujuan pemberian penghargaan WBK dan WBBM untuk memberikan apresiasi dan motivasi bagi unit kerja yang berhasil menerapkan langkah konkrit untuk mewujudkan unit kerja yang bebas dari KKN, pungli, dan suap.

"Selain itu, unit kerja dapat menerapkan pelayanan yang cepat dan prima yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," jelas Marwandi.

Dia menuturkan ini merupakan capaian tertinggi dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.

"Predikat WBBM yang diraih oleh SMK SMTI Pontianak diharapkan dapat memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Utamanya dalam peningkatan pelayanan yang prima," paparnya lebih lanjut.

Dengan menyandang predikat WBK dan WBBM yang menjadi keberhasilan pembangunan Zona Integritas di SMK SMTI Pontianak, Marwandi optimis hal ini dapat meningkatkan kepercayaan publik kepada kementerian/lembaga terutama unit pendidikan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Link berita : https://pontianak.tribunnews.com/2021/12/20/raih-predikat-wbbm-smk-smti-pontianak-mantapkan-reformasi-birokrasi-dan-layanan-prima