Peserta Didik SMK SMTI Pontianak Jalani ANBK 2021, Guru Turut Isi Survei Lingkungan Belajar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - SMK SMTI Pontianak melaksanakan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) pada Senin, 20 September 2021.

Asesmen Nasional merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemendikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Asesmen Nasional tersebut dilaksanakan dengan 3 instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM literasi dan numerasi), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Kegiatan dilakukan selama 2 hari.

ANBK ini tidak dijadikan sebagai standar acuan kelulusan seperti halnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan jumlah siswa yang mengikuti ANBK dipilih secara acak oleh sistem.

Asesmen Nasional dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar serta meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Peserta yang mengikuti ANBK di SMK SMTI Pontianak sebanyak 50 peserta didik yang terdiri dari 45 peserta utama dan 5 peserta cadangan.

ANBK SMK SMTI Pontianak mengikuti jadwal gelombang I yang ditetapkan oleh Kemendikbud.

Dimulai pukul 07:30 WIB dan berakhir pukul 09:30 WIB.

ANBK tersebut dilaksanakan di laboratorium komputer dan laboratorium bahasa SMK SMTI Pontianak. Adapun pengawas di SMK SMTI Pontianak yaitu 1 orang dari SMA Santa Maria dan 2 orang dari SMKN 5 Pontianak.

Pelaksanaan ANBK di SMK SMTI Pontianak berjalan dengan lancar. Hal ini karena sebelumnya SMK SMTI Pontianak sudah melaksanakan gladi bersih ANBK 2021 pada tanggal 9 September 2021 dan rangkaian pelaksanaan sesuai dengan gladi bersih.

Kepala sekolah dan semua guru SMK SMTI  Pontianak juga terlibat dalam asesmen nasional ini melalui pengisian survei lingkungan belajar.

Survei lingkungan belajar yang tercakup dalam asesmen nasional ini adalah salah satu cara berbasis data yang akan mampu mendorong terciptanya lingkungan belajar dengan iklim keamanan dan kebhinekaan yang baik sebagai prasyarat pendukung pembelajaran yang berkualitas.

Setiap respons yang guru dan kepala sekolah berikan diharapkan dapat mencerminkan kondisi satuan pendidikan yang sesungguhnya dan menjadi informasi reflektif sebagai penilaian yang terukur terhadap iklim belajar dan iklim satuan pendidikan.

Link berita : https://pontianak.tribunnews.com/2021/09/20/peserta-didik-smk-smti-pontianak-jalani-anbk-2021-guru-turut-isi-survei-lingkungan-belajar