SMK SMTI Pontianak Berhasil Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Internasional, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)  memberi penghargaan kepada unit kerja dan Instansi Pemerintah yang berhasil membangun Zona Integritas. Pemberian penghargaan dilakukan oleh Wakil Presiden RI,Ma’ruf Amin,kepada 16 pimpinan Kementerian/Lembaga/Pemda yang berhasil membangun Zona Integritas secara massive sehingga mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang diserahkan di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (10/12).

Acara ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin. Dalam sambutannya, beliau mengatakan penghargaan zona integritas kepada unit-unit pelayanan strategis tersebut merupakan upaya untuk menciptakan pemerintahan bersih, akuntabel dan melayani.
“Dengan predikat unit kerja yang berhasil meraih WBK dan WBBM, artinya unit kerja saudara menjadi icon perubahan birokrasi, sehingga gerak langkah yang saudara lakukan akan dilihat oleh seluruh stakeholder lain,” jelas Wapres RI, Ma’ruf Amin, di Jakarta, Selasa (10/12).
Ia juga berpesan agar institusi pemerintahan yang mendapat penghargaan tersebut terus menjalankan prinsip-prinsip pelayanan publik yang berintegritas dan bebas dari korupsi. “Semakin baiknya integritas birokrasi, maka akan memperkuat public trust dalam pelayanan publik kepada masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah melalui Menteri PAN RB memberikan predikat WBK dan WBBM kepada Lembaga pemerintah yang berhasil berkomitmen membangun Zona Integritas. 
Proses pemberian predikat Wilayah Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dilaksanakan melalui evaluasi secara panel di Kementerian PAN RB yang di ikuti oleh Menteri PAN RB, Para Deputi, Sekretaris Menteri PAN RB, Para Asisten Deputi dan seluruh Tim Evaluator di Lingkungan Kementerian PAN RB.  Evaluasi Panel juga di ikuti oleh KPK (pemenuhan LHKPN dan indeks Korupsi), Ombudsman (indeks Pelayanan Publik), ANRI (indeks Nilai Arsip), BPKP (Maturitas SPIP dan level IACM), BPS (Survey kepuasan Pelanggan), BPK (Opini Laporan Keuangan).


Hasil dari evaluasi panel tersebut, terdapat 6 Satuan Kerja di Lingkungan Kementerian Perindustrian yang berhasil lolos. 5 Satker yang memperoleh predikat WBK dan 1 Satker yang memperoleh predikat WBBM. Satker Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sebagai berikut:
1. BI Pontianak (Agung Budi Lestari, Ssi, Mta)
2. BPIPI Sidoarjo, Surabaya (Heru Budi Susanto, SE, MT)
3. B4T, Bandung (Ir. Budi Susanto, MT)
4. Poltek STTT Bandung (Tina Martina, AT, MSI)
5. SMK SMTI Pontianak (Dra. Sih Parmawati, MM)


SMK-SMTI Pontianak telah berkomitmen melakukan pembangunan Zona Integritas (ZI) sejak tahun 2017. SMK SMTI Pontianak menjadi salah satu penerima penghargaan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada stakeholder dengan melaksanakan berbagai macam inovasi yang mempermudah system pelayanan.

Kepala SMK-SMTI Pontianak mengingatkan kepada satuan kerja yang dipimpinnya agar senantiasa memberikan yang terbaik. “Predikat ini merupakan tolok ukur bagi unit untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, jangan pernah berhenti melayani” ujar Kepala SMK-SMTI Pontianak, Sih Parmawati, usai menerima penghargaan.


Dengan diperolehnya Predikat WBK, Kepala SMK SMTI Pontianak berkomitmen untuk pelayanan, melaksanakan inovasi yang mempermudah pelayanan. “Kita akan selalu meng-upgrade dan mengoptimalkan pelayanan di SMK-SMTI Pontianak. Harapannya kedepan akan meraih gelar WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani),” pungkasnya.