Setelah Ruang Tata Usaha, Inspeksi Dilanjutkan ke Ruang Guru

Selasa (16/6/2020), ruang guru SMK-SMTI Pontianak diinspeksi oleh tim inspektor budaya kerja penerapan keteraturan, kerapihan, kebersihan, kelestarian, dan kedisiplinan (5K) SMK-SMTI Pontianak.

Budaya kerja 5K merupakan adaptasi program 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) yang dikembangkan di Jepang dan sudah digunakan oleh banyak negara di seluruh penjuru dunia. Di SMK-SMTI Pontianak pun, budaya kerja 5K ini gencar dilaksanakan. Penerapan budaya kerja 5K ini bertujuan untuk meningkatkan efisensi dan produktivitas kerja SDM di SMK-SMTI Pontianak yang dicapai dengan melakukan penataan dan pembersihan tempat kerja.

Beberapa hal yang diinspeksi oleh tim inspektor adalah sebagai berikut :
1. Melakukan pemantauan terhadap keteraturan pegawai dalam pemilahan/memisahkan segala sesuatu yang diperlukan dan menyingkirkan yang tidak diperlukan dari tempat kerja.
2. Penyimpanan barang-barang sesuai tempatnya, pemberian label, layout serta garis batas.
3. Kebersihan tempat kerja, mesin/peralatan, dan barang-barang dari debu, kotoran atau bau diikuti dengan penetapan kegiatan resik yang terjadwal.
4. Pemantauan terhadap konsistensi pegawai dalam mempertahankan hasil yang telah dicapai sebelumnya dengan membakukannya (standarisasi).
5. Pemantauan terhadap terciptanya kebiasaan pegawai (menjadikan 5K sebagai budaya) untuk menjaga dan meningkatkan apa yang sudah dicapai.

Sebelumnya, pada Jumat (12/6/2020), Tim Inspektor 5K telah melakukan inspeksi di Ruang Tata Usaha SMK-SMTI Pontianak. Inspeksi ini pun akan terus berlanjut di area kerja SMK-SMTI Pontianak secara menyeluruh. Dengan tertanamnya budaya kerja 5K, diharapkan efisiensi, produktivitas, kualitas, dan keselamatan kerja seluruh warga SMK-SMTI Pontianak dapat ditingkatkan.